Musim yang Enggan
Musim yang Enggan
Kita pernah menanam janji di ladang waktu
namun musim enggan memberi kita panen
Tidak perlu menoleh, cukup kau temui
satu kupu - kupu yang menghinggapimu
Lalu kau tersenyum
maka itulah aku..
Tak semua cinta harus hadir di tangan
Terkadang bentuknya terlalu abstrak
Beberapa memilih tinggal sebagai bisik
yang tak pernah usai di telinga waktu
Meski langkahku
tak lagi bercumbu dengan kota ini
Kutitipkan rasa rinduku pada angin
yang bebas tak mengenal batas
Akankah ia menjelma daun yang jatuh
Debu di bukumu
Mungkinkah desir malam
yang diam - diam menyapa pipimu
Beberapa musim tak selalu berpihak
Jika badainya terlalu kencang
semoga semesta selalu memelukmu lebih dulu
Bila langitmu tak lagi biru
dan lagu kesukaanmu terdengar asing
maka ingatlah dalam samar
Satu - satunya yang tersisa
dari perjalanan sang waktu
Pada suatu musim,
aku pernah menyulam senyummu
dari benang - benang kecil kebersamaan
Komentar
Posting Komentar